Hasil Pertemuan Tahunan 23rd Session of the Indian Ocean Commission and Associated Meeting, Hyderabad India 2019

  • 25 Juni 2019
  • Dibaca: 178 Pengunjung
Hasil Pertemuan Tahunan 23rd Session of the Indian Ocean Commission and Associated Meeting, Hyderabad India 2019

Denpasar (25/6) – Kepala Loka Riset Perikanan Tuna (LRPT) menjadi bagian delegasi Pemerintah Republik Indonesia (DELRI) dalam pertemuan tahunan Sidang IOTC (Indian Ocean Tuna Commission) di Hyderabad, India yang berlangsung dari tanggal 9 – 21 Juni 2019. Tim DELRI yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari perwakilan dari Direktorat PSDI-KKP, Pusdatin-KKP, BRSDM-KKP yang diwakili LRPT, KOMNAS KAJISKAN-KKP, Dirjen Kerja Sama Multilateral-KEMLU, dan Asosiasi Perikanan.

            Secara keseluruhan berbagai rangkaian pertemuan pada tingkat kelompok kerja, komite dan komisi membahas 55 mata agenda. Adapun rangkaian pertemuan tersebut, antara lain :

  1. 16th Session of the Compliance Committee (9-12 Juni 2019)
  2. 16th Session of the Standing Committee on Administration and Finance (13 Juni 2019)
  3. 3rd Session of the Technical Committee on Management Procedures (14-15 Juni 2019)
  4. 23rd Session of the Indian Ocean Tuna Commission (17-21 Juni 2019).

Beberapa hasil positif hasil pertemuan tahunan IOTC tahun 2019 ini antara lain, compliance performance (tingkat kepatuhan) Indonesia terhadap implementasi IOTC CMM’s (Conservation Management Measures) meningkat dibanding tahun sebelumnya, usulan amandemen Resolusi IOTC 18/06 diadopsi oleh Commission Meeting, dan perwakilan Indonesia terpilih sebagai Vice Chair Compliance Committee IOTC periode 2020-2021.

 

Komitmen LRPT dalam pelaksanaan riset sumberdaya tuna di Samudera Hindia dan penyebarluasan hasil riset (diseminasi) serta konsistensi keterlibatan dalam pertemuan regional IOTC memberikan dampak sangat positif khususnya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan tuna secara berkelanjutan sesuai dengan prinsip Code of Conduct Responsible Fisheries FAO, sekaligus memaksimalkan peran Indonesia di tingkat regional untuk mengamankan kepentingan nasional di sektor perikanan tuna untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

  • 25 Juni 2019
  • Dibaca: 178 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita